Posted on

6 Rasi Bintang ini Ternyata Berguna Bagi Nenek Moyang Kita, Loh!

Sejak zaman dahulu, nenek moyang kita yang seorang pelaut enggak punya GPS sebagai penunjuk arah mereka, jadi mereka harus melihat ke angkasa dan mencari bintang di langit sana. Karena sekarang kita sudah punya GPS, rasi bintang enggak lagi jadi penunjuk arah, tapi bisa juga jadi sumber pengetahuan unik tentang mitologi dan legenda-legenda di masa lalu. Yuk kali ini sama-sama kita lihat beberapa rasi yang cukup unik!

Crux

Crux Constellation Stock Video Footage - 4K and HD Video Clips ...

Rasi bintang yang satu ini dulu digunakan oleh nenek moyang kita sebagai penunjuk arah selatan, dan karena itu juga dia mendapatkan julukan Southern Cross. Bentuk rasi ini adalah seperti layangan atau ketupat dengan Alpha Cruxis sebagai bintangnya yang paling terang. Nenek moyang kita menggunakan rasi ini sebagai penunjuk arah selatan karena rasi ini adalah salah satu yang paling mudah dilihat tanpa alat bantu seperti teleskop. Kita bisa melihat rasi ini paling jelas jam 9 malam di bulan Mei.

Ursa Major

Ursa Major (atau beruang besar) adalah rasi yang paling besar ketiga di semua 88 rasi bintang modern. 7 bintang di bagian belakang rasi ini sering juga dikenal sebagai “bintang biduk” atau Big Dipper. Di zaman dulu, para pelaut menggunakan rasi yang satu ini sebagai penunjuk arah utara. Rasi yang satu ini juga cukup populer di Indonesia, karena saat kita bisa melihat bintang ini, berarti waktu untuk menanam padi sudah tiba. Rasi yang satu ini bisa terlihat jelas di bulan April pada jam 9 malam.

Cygnus

Cygnus adalah rasi bintang yang juga dikenal sebagai Northern Cross, tapi lucunya dia enggak jadi penunjuk arah utara seperti Crux yang dikenal sebagai Southern Cross. Banyak legenda yang bertabrakan tentang rasi bintang ini, mulai dari kisah tentang Orpheus yang terbunuh dan dilahirkan sebagai angsa di angkasa bersama lira-nya di rasi yang lain, sampai kisah tentang Cycnus yang bersedih karena kakaknya, Phaethon, terbunuh oleh Zeus.

Bintang yang paling terang di rasi ini adalah Deneb, yang di bahasa Arab berarti “ekor angsa” atau “yang paling belakang”. Kita bisa melihat bintang ini paling jelas di bulan Agustus pukul 9 malam.

Aquila

Aquila termasuk dalam 1 dari banyak rasi bintang yang dicatat oleh Ptolemy, dan arti dari namanya adalah “Elang”. Rasi bintang ini menggambarkan elang yang menerbangkan Aquarius ke Gunung Olympus dan juga pembawa petir milik Zeus. Bagian atas dari rasi ini berbentuk seperti V terbalik, dan di dekat titik ujungnya adalah Altair, bintang utamanya yang juga paling dekat dengan bumi. Kita bisa melihat bintang ini paling jelas di bulan Agustus jam 9 malam.

Lyra

Lyra adalah rasi yang enggak terlalu besar, tapi bintang paling utamanya, Vega, adalah bintang yang cukup terang. Bersama dengan bintang utama dari Cygnus dan Aquila, tiga bintang utama ini membentuk rasi baru bernama segitiga musim panas.

Summer Triangle

Summer Triangle atau segitiga musim panas sebenarnya enggak termasuk dalam rasi bintang yang dianggap oleh IAU. Tapi, kumpulan bintang yang satu ini membantu banget saat nenek moyang kita belum mengenal kalender. Ketika kumpulan bintang ini terlihat, artinya musim panas hampir berakhir dan kita mulai masuk ke musim gugur.

 

Nah, itu tadi beberapa rasi bintang yang cukup unik dan ada tujuannya untuk kita ketahui! Kalian punya rasi favorit? Mungkin yang cocok dengan astrologi kalian? Belajar tentang rasi-rasi ini dan legenda yang ada di belakang penamaannya ternyata seru banget, loh!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *