Posted on

Enggak Perlu Malu Kalau Kita Harus Minta Maaf Pada Anak! Lihat Cara-Cara yang Satu Ini!

Terkadang sebagai orang tua, kita merasa kita lebih tahu tentang anak kita—bahwa kita melakukan yang terbaik untuk mereka dan hanya mereka yang ada di pikiran kita. Karena hal ini, seringkali kita membuat pilihan-pilihan yang menurut kita baik untuk mereka, tapi ternyata tidak sesuai dengan mereka.

Biasanya, saat hal tersebut terjadi, kita akan marah dan terjadi perdebatan tentang apa yang mereka tahu, dan apa yang mereka tahu. Dan karena kita sudah hidup lebih dahulu, kita lebih tahu daripada mereka. Setelah ada perbedaan pendapat dan marah-marah, biasanya kita akan mencoba melupakan perdebatan tadi dan mengajak anak kita untuk makan tanpa minta maaf bahwa kita enggak mengerti cara pikir mereka.

Tapi ini bukan cara yang baik. Kalau kita tidak minta maaf pada anak, yang ada nanti kita malah akan melukai hubungan kita di jangka panjang. Nah, kali ini yuk kita bahasa bagaimana cara kita bisa minta maaf kepada si kecil!

Ucapkan Permintaan Maaf Kita

Baby, Emphatically, Sorry To Hear That, Boys, Girl

Minta maaf pada anak enggak akan dihitung kalau kita enggak bilang “maaf”. Sebenarnya kita bisa banget melupakan kejadian kita marah-marah seperti scenario di atas tadi. Hal tersebut enggak baik karena si anak enggak akan paham kalau apa yang kalian lakukan salah, jadi jangan kaget kalau suatu hari mereka akan melakukan hal yang sama kepada kalian.

Berikan Waktu

Girl, Walking, Teddy Bear, Child, Walk, Female, Young

Enggak semua orang bisa minta maaf pada anak di saat itu juga, dan itu hal yang wajar banget. Malah, lebih enggak baik kalau kita minta maaf padahal kita sama sekali enggak merasa seperti itu. Kalau memang kita dalam kondisi begitu, pastikan kita punya waktu untuk menarik nafas sebentar dan membersihkan pikiran kita. Tapi ingat, jangan mengambil waktu terlalu lama dan sampai memberikan mereka silent treatment, karena efeknya malah akan jadi buruk untuk hubungan kalian berdua nantinya.

Jangan Jadi Ajang Menyalahkan

Man, Pointing, Finger, Boy, Face, Hand, Portrait

Mungkin kita marah pada si kecil karena hal yang mereka lakukan, tapi saat kita minta maaf pada anak, jangan rusak momennya dan mengubahnya jadi momen untuk menyalahkan mereka. Jangan pernah bilang “ibu/bapak teriak karena kamu bandel!” karena hal ini nantinya akan ditiru oleh sang anak saat mereka dewasa. Kita harus mengajarkan kepada mereka kalau hal yang salah ya salah, dan tidak akan ada situasi yang bisa membuat hal tersebut menjadi benar.

Tanyakan Apakah Si Anak Sudah Siap Untuk Memaafkan

Baby, Child, Girl, Pouting, Temper Tantrum, Toddlers

Setelah kita selesai minta maaf pada anak, enggak semuanya berhenti begitu saja. Kita harus siap bertanya kepada si kecil apakah mereka sudah mau memaafkan kita atau belum. Perlu digaris bawahi kalau langkah yang satu ini enggak boleh dipaksakan, karena anak enggak boleh merasa terpaksa untuk memaafkan. Banyak orang tua yang enggak mau melakukan hal ini, karena mereka merasa seakan memberikan control kepada si anak. Tapi pada akhirnya, masalah memaafkan kan masalah hati, dan hati enggak bisa dipaksa.

 

Itu tadi beberapa hal yang bisa kita lakukan saat kita mau minta maaf pada anak. Kita harus sadar bahwa enggak ada yang perlu disalahkan, dan enggak perlu juga kita malu untuk meminta maaf. Pada akhirnya, manusia pasti berbuat salah, dan ketika kita berbuat salah maka yang bisa kita lakukan adalah meminta maaf.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *