Posted on

Ini Dia 6 Aktivitas Waisak Untuk Anak yang Bisa Dilakukan Saat Karantina!

2 hari lagi, tepatnya tanggal 7 Mei nanti, kita akan merayakan Hari Raya Waisak, hari yang cukup penting untuk umat Buddha di sekitar kita. Nah, untuk ikut menghormati mereka yang merayakan Waisak, yuk kita lihat beberapa aktivitas Waisak untuk anak yang sudah kita kumpulkan dari berbagai sumber di Internet!

Mandala dari Kertas

contact paper suncatchers circle art

Mandala adalah desain yang sudah banyak digunakan di dunia. Secara harfiah, mandala sendiri berarti lingkaran, dan sering dijadikan simbol untuk semesta. Nah, kali ini kita akan ajak anak kita untuk membuat berbagai macam motif mandala Cuma dengan beberapa lembar kertas berwarna! Aktivitas yang idenya dating dari website Nurture Store ini bukan cuma bisa mengajarkan anak kita tentang pentingnya mandala bagi umat Buddha, tapi juga untuk mengajarkan mereka bentuk-bentuk yang bisa dibuat menggunakan lingkaran!

Lentera dari Toples

Kalau kita ngomong tentang hari raya Waisak, enggak akan bisa lepas dari lentera. Dalam perayaan Waisak sendiri, lentera adalah simbol ketidakkekalan sesuatu—bahwa nyatanya tidak ada yang abadi di dunia ini. Nah, karena simbolisme ini, kami rasa membuat lentera dari toples yang sudah enggak dipakai lagi bisa jadi aktivitas Waisak untuk anak yang cukup asik! Belum lagi, yang dibutuhkan untuk membuat lentera ini enggak banyak kok! Kita juga bisa menghiasnya semau kita.

Mewarnai Dharmachakra

Dharmachakra adalah simbol penganut Buddha yang paling tua. Aktivitas Waisak untuk anak yang satu ini enggak hanya mengajarkan anak kita untuk mewarnai, tapi kita juga bisa membahas tentang pentingnya Dharmachakra di dalam ajaran Buddha. Pada dasarnya, Dharmachakra adalah simbol yang menggambarkan cara-cara yang dapat dilalui oleh seseorang agar mereka juga bisa mencapai pencerahan layaknya Buddha Gautama.

Mangkuk Bunga Teratai

Lotus flower bowl - ready to paint

Bunga teratai adalah salah satu simbol yang paling bermakna di agama Buddha. Salah satu artinya adalah bagaimana kita bisa bertumbuh dan berubah menjadi sesuatu yang indah, meskipun kita tumbuh di lingkungan yang kotor. Nah, aktivitas Waisak untuk anak yang satu ini  akan mengajak kita “membesarkan” sebuah bunga teratai tanpa takut kotor! Kita cuma butuh tanah liat, mangkuk untuk dasarnya, dan cat warna! Oh iya, ngomong-ngomong soal warna, warna bunga teratai juga punya arti yang berbeda-beda, loh!

Lentera Teratai Berwarna

Lotus Flower Paper Cup Lantern

Aktivitas Waisak untuk anak yang berikutnya juga masih tentang bunga teratai, tapi kali ini kita akan membuat lentera atau tempat lilin berbentuk bunga teratai dari gelas kertas! Aktivitas yang disediakan oleh Activity Villager ini memberi contoh teratai berwarna pink, tapi kita bisa ganti sesuai yang kita mau. Ada beberapa arti dari warna bunga teratai di dalam simbolisme Buddha, yaitu:

  • Bunga teratai putih berarti kesucian jiwa dan hati
  • Bunga teratai merah berarti cinta dan kasih
  • Bunga teratai biru berarti logika dan kebijaksanaan membuat keputusan
  • Bunga teratai pink menggambarkan sejarah Buddha
  • Bunga teratai ungu menggambarkan spiritualitas dan mistisme
  • Bunga teratai emas menggambarkan pencerahan dan seluruh pencapaian pada Buddha

 

Nah, itu tadi 5 aktivitas Waisak untuk anak yang bisa kita lakukan di rumah di masa karantina ini. Kira-kira mana yang akan kalian coba di rumah? Kalau sudah selesai, kalian bisa loh tag kami di Instagram dan cerita tentang proses pembuatannya!