Posted on

Ini Dia, Tips Beberes Saat Karantina Dari Ahli Berberesnya Hell’s Kitchen!

Mengingat kita sedang ada di dalam masa karantina dan lockdown, kayaknya normal kalau kita jadi sedikit malas.Coronavirus ini ternyata memang punya pengaruh juga ke kesehatan mental kita. Nah, karena kemalasan itu, nggak jarang rumah kita jadi berantakan karena kita seenaknya menaruh barang. Tapi ternyata, hal itu nggak bagus loh! Makanya, hari ini yuk kita bahas cara beberes saat karantina.

Sebelum kita bahas cara beberes saat karantina, kita perlu tahu kalau ternyata rumah yang berantakan itu bisa bikin kita stres dan malah bikin kita nggak nyaman. Kalau menurut Andrew Mellen, ahli berberes yang kerja di Hell’s Kitchen, alasan kita merasa begitu adalah kita enggak tahu di mana tempat barang-barang yang kita cari. Makanya, yuk kita beres-beres!

Semua Barang Punya Rumahnya Sendiri

Key, Heart, Feather, Star, Pearl, Love, Symbol, Romance

Kalau kata Mellen, cara beberes saat karantina yang paling bagus adalah menaruh barang-barang di tempat yang seharusnya. Contohnya, enggak mungkin kan kita taruh kunci di dekat kompor? Biasanya, orang-orang taruh kunci di gantungan, di dalam dompet, atau bahkan beli mangkuk khusus cuma untuk taruh kunci. Kalau kita pakai cara ini, katanya Mellen sih kita nggak akan stres karena kita tahu di mana tempat barang-barang yang kita cari—kita cuma perlu tahu mau ditaruh di mana.

Taruh Barang Sejenis di Tempat yang Sama

Pencil, Wood Pencil, Education, Writing, Pens, Drawing

Lagi, kata Mellen, kita harus menaruh barang yang sejenis di tempat yang sama saat kita beberes saat karantina. Salah satu contoh yang diberikan Mellen adalah alat tulis. Kan nggak mungkin kita taruh beberapa alat tulis di laci atau tempat alat tulis, dan beberapa lainnya di tempat cuci piring. Klasifikasikan barang-barang yang kita punya, dan taruh di satu tempat yang sama. Bahkan kalau mau lebih rapi, kita bisa susun lebih urut lagi; semua pensil ditaruh di satu tempat, semua sepatu olahraga dipisahkan dengan sepatu hak atau pantofel, dan lain-lain.

Ada Yang Masuk, Ada Yang Keluar

Dumbbells, Training, Fitness, Gym, Workout, Exercise

Nah, kalau kita ikuti 2 saran Mellen di atas, harusnya rumah kita sudah agak mendingan nih, nggak seberantakan sebelum kita mulai beberes saat karantina. Tapi kan kadang kita suka beli barang baru, nah, setiap ada barang baru yang masuk, harus ada barang yang keluar—tanpa kecuali. Kalau kata Mellen, kita nggak perlu ragu-ragu buat buang atau donasikan barang-barang yang kita sudah nggak pakai, soalnya kalau nggak begitu, barang kita yang baru nggak akan punya tempat di rumah.

Yuk Rapihin Surat-Surat Kita

Old Letters, Quill, Old Photos, Pen, Letter, Ink, Old

Satu hal yang nggak berhenti datang meskipun ada karantina adalah surat-suratan—biasanya tagihan kartu kredit. Kadang kita suka seenaknya main taruh surat-surat itu sembarangan dan nggak dibaca, tapi kalau begitu terus nanti lama-lama surat itu akan menumpuk juga, dan malah jadi berantakan. Nah, saran dari Mellen adalah kita harus baca surat-surat tadi, dan taruh di satu tempat khusus selama karantina. Nanti kalau karantina sudah selesai, kita bisa bakar atau robek surat-surat tadi.

 

Nah, itu tadi 4 langkah untuk beberes saat karantina dari Andrew Mellen, ahli beberes dari Hell’s Kitchen. Menurut kalian gimana? Mungkin nggak hal-hal itu dilakukan di rumah? Atau jangan-jangan, kalian sudah beres-beres duluan? Kalau sudah, yuk bagi-bagi tips kalian lewat instagram kami!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *