Posted on

Yuk Jaga Kesehatan Mental Anak Dengan Cara-Cara Berikut!

Banyak banget konsep dunia yang berubah setelah virus Corona datang dan menyerang seluruh dunia, dan enggak mengherankan kalau hal ini membuat anak kita juga bingung meskipun mereka mungkin belum bisa mengerti efeknya di hidup mereka. Yuk, kali ini kita lihat beberapa cara membantu kesehatan mental anak di era baru—di normalitas baru kita setelah serangan virus Corona ini.

Orang Tua Harus Tetap Tenang

Father, Kid, Dad, Family, Parent, Parenthood, Two

  • Jadilah model untuk mereka, karena si kecil akan selalu mengikuti apa yang dicontohkan orang tua.
  • Hati-hati saat menjelaskan tentang COVID-19, karena cara kita menjelaskan tentang virus berbahaya ini bisa punya pengaruh besar terhadap mental anak dan cara mereka melihat dunia nanti.
  • Ajarkan cara menarik nafas panjang, karena hal tersebut adalah salah satu cara yang amat berharga (dan efektif) untuk menenangkan diri.
  • Lakukan sesuatu untuk membantu orang lain. Hal ini bisa dari hal-hal sepele seperti menelepon keluarga jauh yang juga merasakan hal yang sama dan bingung terhadap perubahan gaya hidup mereka yang tiba-tiba.
  • Pastikan anak tahu bahwa kita menyayangi mereka, jadi jangan takut apalagi malu untuk mengatakan kalau kalian menyayangi si kecil. Mungkin bagi kita, hal itu adalah hal yang sudah pasti, tapi si kecil tetap harus mendengarnya agar mereka merasa bisa merasa tenang.

Batasi Konsumsi Televisi dan Media Sosial

Social Media, Facebook, Twitter, Instagram, Icons

  • Saat si kecil menonton televisi atau berselancar di internet, pastikan kita membatasi berita-berita yang mereka konsumsi. Saat ini, hampir semua saluran televisi akan memberitakan berita terbaru tentang virus Corona terus menerus. Sayangnya, kalau kita (dan anak kita) terus mendengar berita terkait virus ini, kesehatan mental anak malah akan berkurang.
  • Kalau biasanya si kecil menghabiskan waktu dengan bermain di media sosial, mungkin sekarang kita bisa mengubah hal tersebut dengan hal lain. Bisa dengan membaca buku, bermain video game, atau bahkan menonton film-film di penyedia layanan streaming favorit kalian dan mereka.

Jangan Takut Menjawab Pertanyaan Anak

  • Di saat seperti ini di mana semuanya berubah, si kecil pasti punya banyak pertanyaan untuk kita yang mereka enggak mengerti. Di saat seperti itu, kita harus jawab pertanyaan mereka dengan jujur tapi jangan berikan mereka detail-detail yang enggak dibutuhkan. Ketika mereka tahu jawaban dari pertanyaan mereka, ada kemungkinan kesehatan mental anak akan menjadi lebih baik.

Pahami Tanda-Tanda Gangguan Mental Anak

  • Untuk anak-anak prasekolah, biasanya mereka akan mengemut jempol mereka, mengompol, sulit tidur, dan ada gangguan makan ketika kesehatan mental mereka mulai terganggu.
  • Untuk anak-anak SD, mereka akan menjadi jauh lebih mudah marah, lebih agresif, sering mengalami mimpi buruk, dan menghindari teman-teman mereka.
  • Remaja memiliki cara yang berbeda. Biasanya mereka akan menjadi lebih sering memberontak. Mereka juga akan sering membuat konflik dan mengalami gangguan saat makan dan tidur.

 

Nah, itu tadi beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk membantu menjaga kesehatan mental anak. Hal yang amat perlu diperhatikan adalah jika gangguan mental anak mulai memburuk, enggak ada salahnya kok membawa mereka ke psikolog anak. Atau mungkin, jika kita yang mulai merasa kewalahan, kita bisa mencari psikolog-psikolog klinis yang bisa menangani kasus secara online.